Libur Musim Panas Tiga Bulan, Wisatawan Arab Saudi Ramaikan Hotel dan Destinasi Wisata Puncak Bogor

Libur musim panas tiga bulan membuat wisatawan Arab Saudi memadati kawasan Puncak Bogor.
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Kawasan wisata Puncak di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, kembali dipenuhi wisatawan mancanegara asal Timur Tengah, terutama dari Arab Saudi. Memasuki musim libur musim panas yang berlangsung pada Juni hingga Agustus, tingkat kunjungan wisatawan meningkat signifikan dan berdampak positif terhadap sektor pariwisata di wilayah tersebut.

img_title Drainase Jalur Puncak Rusak Belasan Tahun, Warga Khawatir Air Meluap ke Permukiman

Peningkatan jumlah wisatawan terlihat di berbagai titik kawasan Puncak, mulai dari hotel, vila, restoran, pusat kuliner, hingga sejumlah destinasi wisata. Suasana yang biasanya ramai pada akhir pekan kini juga terasa pada hari-hari biasa karena banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di kawasan berhawa sejuk tersebut.

Aos (51), petugas keamanan salah satu hotel di kawasan Cisarua, mengatakan lonjakan wisatawan mulai terlihat sejak awal Juni dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2026.

img_title Ribuan Warga Puncak Ramaikan Ketupat Fest 2026, Tradisi Rebo Wekasan Tetap Dijaga

"Di bulan Juni, Juli, sampai Agustus ini pengunjung wisatawan naik signifikan, terutama dari Arab Saudi, termasuk dari Madinah," ujar Aos, Selasa 14 Juli 2026.

Menurutnya, musim panas di Arab Saudi menjadi salah satu alasan utama banyak wisatawan memilih berlibur ke Indonesia, khususnya kawasan Puncak. Udara yang sejuk, panorama pegunungan, serta suasana alam yang asri menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan Timur Tengah.

img_title Pemilik Nama Agus Bisa Masuk Gratis The Jungle Selama Agustus 2026

Selama berada di Puncak, para wisatawan tidak hanya menginap di hotel maupun vila, tetapi juga mengunjungi berbagai tempat wisata, restoran, pusat kuliner, hingga berbelanja di sejumlah kios yang berada di sepanjang Jalur Puncak.

"Memang setiap musim libur di negara mereka, Puncak selalu menjadi tujuan utama. Tahun ini jumlahnya juga terlihat lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa," katanya.

Ramainya kunjungan wisatawan turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Tingkat okupansi hotel dan penginapan meningkat, sementara aktivitas usaha kuliner, perdagangan, hingga jasa lainnya ikut menggeliat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

Aos juga menyebut kawasan Warung Kaleng menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi wisatawan asal Arab Saudi. Di lokasi tersebut, banyak wisatawan terlihat memenuhi kios, restoran, dan area penginapan yang berada di sepanjang Jalan Raya Puncak.

Halaman Selanjutnya
img_title