Kekeringan Mulai Landa Kota Bogor, BPBD Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Kedunghalang dan Bubulak

Warga antri mengisi air
Sumber :
  • Dok: Hayisra

Kota Bogor, VIVA Bogor – Fenomena kekeringan mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kota Bogor. Pada Senin, 13 Juli 2026, dua kawasan di kecamatan berbeda dilaporkan mengalami krisis air bersih akibat menurunnya debit mata air dan sumur warga. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bergerak cepat dengan menyalurkan total 12.000 liter air bersih kepada warga terdampak.

img_title Kemarau Panjang, Bendungan Ciawi Salurkan Air Bersih ke 3 Kecamatan Bogor

Dua lokasi yang mengalami krisis air bersih berada di Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, dan Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat. Ratusan warga di kedua wilayah itu mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Laporan pertama diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor melalui media sosial pada pukul 09.05 WIB. Lokasi yang terdampak berada di RT 04 RW 07, Kelurahan Kedunghalang.

img_title Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sukamakmur Bogor Terbakar

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih akibat menyusutnya sumber mata air yang selama ini menjadi andalan warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Regu 1 di bawah komando Danru Indra Rustandi langsung menuju lokasi. Setelah berkoordinasi dengan aparat kewilayahan setempat, BPBD Kota Bogor mendistribusikan 4.000 liter air bersih kepada warga terdampak.

img_title Kemarau Melanda, BPBD Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Sukadamai, Bhabinkamtibmas Turut Dampingi

Proses pendistribusian air bersih berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan turut dipantau langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor. Penanganan berjalan lancar sehingga kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera terpenuhi.

Pada hari yang sama, BPBD kembali menerima laporan serupa. Sekitar pukul 15.05 WIB, Pusdalops-PB menerima informasi mengenai krisis air bersih yang terjadi di RT 01 RW 12, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat.

Dampak kekeringan di wilayah Bubulak tercatat lebih besar dibandingkan Kedunghalang. Sebanyak 90 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa terdampak akibat berkurangnya pasokan air dari sumber yang biasa digunakan masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, personel TRC-PB bersama tim gabungan kembali diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus mendistribusikan bantuan air bersih. Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan guna memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Halaman Selanjutnya
img_title