Pria 50 Tahun Ditemukan Meninggal di Sukamakmur Bogor, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor –
Seorang pria berinisial KTB (50) ditemukan meninggal dunia di Kampung Leuwi Kopo, RT 02 RW 08, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 12 Juli 2026. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Seorang pria berusia 50 tahun ditemukan meninggal dunia di Sukamakmur
- Dok: Dedi Ruswandi
Korban diketahui merupakan warga Desa Sukanegara. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara itu, proses evakuasi baru dapat dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB.
Penemuan korban sempat mengundang perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian bersama pihak terkait kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan informasi awal yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Sekretaris Desa Sukaresmi, melalui keterangan yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp, menjelaskan bahwa korban memang kerap berada di wilayah Desa Sukaresmi. Menurutnya, warga sekitar sudah cukup mengenal keberadaan korban yang sering terlihat berada di kawasan tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa korban diketahui memiliki gangguan kesehatan yang memengaruhi kondisi kejiwaannya. Namun demikian, informasi tersebut belum dapat dikaitkan dengan penyebab kematian korban karena masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
Sementara itu, Kapolsek Sukamakmur IPTU Dedi Priyono, S.H., saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, mengatakan bahwa pihaknya bersama tim dari Polres Bogor masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat tersebut. Bersama tim dari Polres Bogor, kami melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kematian korban, termasuk meminta keterangan dari pihak keluarga," ujar IPTU Dedi Priyono.
Menurutnya, penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan berbagai informasi di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Polisi juga berkoordinasi dengan keluarga korban sebagai bagian dari proses investigasi.
Hingga saat ini, kepolisian belum menyampaikan adanya dugaan tertentu terkait penyebab kematian korban. Seluruh proses masih berlangsung untuk memastikan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan sehingga kesimpulan mengenai penyebab kematian dapat disampaikan berdasarkan hasil penyelidikan.