Pungli di Kawasan Puncak Disorot, Iwan Setiawan Ingatkan Jangan Rusak Pariwisata dan Mata Pencaharian Warga

Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Praktik pungutan liar (pungli) yang masih terjadi di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan. Keberadaan oknum yang memanfaatkan wisatawan dinilai dapat mencoreng citra destinasi unggulan, menurunkan minat kunjungan, hingga berdampak pada perekonomian ribuan warga yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

img_title MPLS BOASH Bersama Polsek Kemang, 2000 Siswa Dibekali Tertib Lalu Lintas dan Bahaya Tawuran

Mantan Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengaku prihatin karena praktik pungli masih ditemukan di sejumlah titik kawasan wisata. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena dampaknya tidak hanya dirasakan wisatawan, tetapi juga pelaku usaha dan masyarakat yang bergantung pada geliat ekonomi pariwisata.

Ia menegaskan, kawasan Puncak merupakan salah satu wajah pariwisata Kabupaten Bogor yang harus dijaga bersama. Kenyamanan dan rasa aman wisatawan menjadi faktor penting agar kunjungan tetap meningkat dan roda perekonomian masyarakat terus bergerak.

img_title Iwan Setiawan Usul Bupati dan DPRD Duduk Bersama Atasi Kemacetan Puncak

Iwan mencontohkan pengalaman yang pernah terjadi di sejumlah objek wisata, seperti Curug Bidadari dan Gunung Pancar. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul, termasuk ulah segelintir oknum, ikut memengaruhi menurunnya minat wisatawan untuk datang.

"Saya tidak ingin kawasan Puncak mengalami hal yang sama. Hancurnya objek wisata tersebut karena ulah segelintir orang yang akhirnya berdampak kepada banyak orang. Karena itu, kita semua harus sepakat menjaga kawasan Puncak agar wisatawan merasa aman, nyaman, dan tidak khawatir saat berlibur," ujar Iwan Setiawan, Rabu 8 Juli 2026.

img_title BMKG: Puncak Bogor Resmi Masuk Musim Kemarau, Debit Sungai Ciliwung Mulai Menurun

Menurutnya, pemberantasan pungli tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha pariwisata, memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga nama baik kawasan Puncak sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bogor.

Iwan menilai kelompok masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif praktik pungli. Kesadaran warga dinilai menjadi kunci agar tindakan tersebut tidak terus berulang.

"Semua pihak harus ikut menyadarkan masyarakat. Pungli itu harus diberantas bersama karena dampaknya sangat besar terhadap dunia pariwisata," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Bupati Bogor, dirinya selalu merespons cepat setiap menerima laporan mengenai dugaan pungli di kawasan Puncak. Berbagai laporan tersebut langsung dikoordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang dan merusak citra kawasan wisata.

Halaman Selanjutnya
img_title