Satpol PP Bogor Perkuat Razia Akhir Pekan, PKL di Alun-alun hingga SSA Jadi Target Penertiban

Satpol PP Kota Bogor
Sumber :
  • Dok: Pemkot

Kota Bogor, VIVA Bogor – Pemerintah Kota Bogor memperkuat pengawasan ketertiban umum pada akhir pekan dengan menambah jumlah personel Satpol PP, menerapkan sistem penugasan bergilir (rolling), serta mengaktifkan kembali Tim Tangkas untuk melakukan patroli gabungan di sejumlah titik prioritas.

img_title Razia Angkot Tua Kembali Digelar, Dishub Kota Bogor Kandangkan 10 Kendaraan Langgar Aturan

Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi penegakan ketertiban di Kota Bogor, khususnya dalam penanganan pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di kawasan yang dilarang. Pemerintah berharap pengawasan yang lebih intensif dapat menciptakan ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung Wahyu Purnama, mengatakan pola pengamanan pada Sabtu dan Minggu akan diubah agar pengawasan di lapangan lebih efektif. Selain memperkuat jumlah personel, sistem penugasan juga dibuat bergilir sehingga petugas tidak bertugas di lokasi yang sama secara terus-menerus.

img_title Angkot Tua Masih Nekat Beroperasi, Wakil Wali Kota Bogor Ancam Kandangkan Pekan Ini

Menurut Pupung, kebijakan tersebut sekaligus bertujuan meminimalisasi potensi interaksi yang dapat memicu praktik pungutan liar (pungli) maupun pelanggaran disiplin lainnya.

"Terkait penugasan Sabtu-Minggu, ini pola yang akan kita ubah. Nanti akan ada penebalan dan perkuatan pasukan personel. Polanya juga tidak akan menetap, melainkan rolling. Hal itu untuk mencegah adanya interaksi antara personel dengan para pedagang di lapangan," ujar Pupung, Selasa, 7 Juli 2026.

img_title Dishub Kota Bogor Tindak 16 Angkot Berusia di Atas 20 Tahun, Operasi Penertiban Bakal Digelar Rutin

Selain memperkuat personel, Satpol PP Kota Bogor juga akan kembali mengaktifkan Tim Tangkas, yakni tim gabungan yang melibatkan unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tim ini akan melakukan patroli rutin di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi aktivitas PKL.

Pupung menjelaskan, setiap hari Satpol PP mengerahkan sekitar 80 personel untuk melakukan pengawasan di berbagai wilayah Kota Bogor. Namun, pada akhir pekan jumlah personel akan diperkuat mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi munculnya PKL di sejumlah lokasi.

Beberapa kawasan ditetapkan sebagai prioritas pengamanan, di antaranya kawasan Alun-alun Kota Bogor, Jalan Mayor Oking, hingga Jalan Merdeka.

"Penjagaan kita yang jelas ada di Alun-alun dan di Oking. Area Alun-alun harus clear dari PKL, kemudian Mayor Oking sampai Merdeka," ungkapnya. Tak hanya itu, kawasan Jalan Pajajaran dan Sistem Satu Arah (SSA) juga menjadi perhatian khusus. Menurut Pupung, kawasan tersebut merupakan wajah atau etalase Kota Bogor sehingga harus tetap tertib dan bebas dari aktivitas perdagangan liar. "SSA itu tidak boleh lagi ada yang jualan karena menjadi etalase kota sesuai arahan Pak Wali. Kemudian di Pajajaran, gerobak-gerobak siomay, batagor yang berjejer itu juga akan kita angkat kembali," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title