Pasca Viral Video Keributan di Tipzy Bears, Wali Kota Bogor Instruksikan Evaluasi THM

Ilustrasi keributan di kelab malam
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Bogor, VIVABOGOR – Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat merespons insiden baku hantam antar pengunjung di kelab malam Tipzy Bears, Jalan Merdeka.

img_title Kapolsek Kemang dan Rancabungur Perkuat Sinergitas Bersama Koramil 0621-21, Kompak Jaga Kamtibmas

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, langsung menginstruksikan Satpol PP yang didukung personel TNI dan Polri untuk memperketat pengawasan seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Bogor guna mencegah kejadian serupa terulang.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim

Photo :
  • Dok : Diskominfo Kota Bogor

img_title Kapolsek Ciawi dan Koramil 0621-11 Perkuat Sinergitas, Kompak Jaga Kamtibmas di Wilayah Ciawi

Langkah tersebut diambil menyusul beredarnya rekaman amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan keributan antar pengunjung di dalam kelab malam dan memicu keresahan masyarakat.

Pemerintah menilai pengawasan terhadap aktivitas THM perlu diperkuat, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari.

img_title Kapolsek dan Danramil Ciomas Perkuat Sinergitas, Kompak Jaga Kamtibmas dan Antisipasi Bencana

Dedie meminta aparatur wilayah lebih serius memetakan potensi konflik sosial yang dapat muncul di lingkungan THM.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola tempat hiburan menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif.

“Saya minta segera lakukan monitoring, evaluasi, dan berikan teguran keras kepada pengelola (THM) agar insiden serupa tidak terulang kembali,” tegas Dedie saat memberikan keterangan di Balai Kota Bogor, Selasa (7/7/2026).

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah kota, sebagian besar pihak yang terlibat dalam keributan bukan merupakan warga Kota Bogor, melainkan pendatang dari luar daerah yang datang berkunjung.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkot untuk menggandeng TNI dan Polri dalam memperkuat patroli keamanan di kawasan hiburan malam.

Selain pengawasan keamanan, Pemkot juga memastikan akan mengevaluasi aspek perizinan seluruh THM.

Dedie menegaskan tidak akan ada toleransi apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan operasional.

“Kalau soal pelanggaran izin, regulasinya sudah jelas. Tinggal bagaimana komitmen penegakannya di lapangan. Siapa pun yang melanggar akan ditindak,” imbuhnya.

Untuk mengoptimalkan pengawasan, Dedie meminta Satpol PP menerapkan sistem kerja tiga shift sehingga pemantauan dapat berlangsung hingga dini hari.

Menurutnya, pengawasan terhadap aktivitas THM tidak cukup mengandalkan jam kerja normal aparatur. Respons juga datang dari DPRD Kota Bogor.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Said Mohammad Mohan, menyatakan pihaknya akan segera memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna membahas langkah penanganan pasca-insiden.

Halaman Selanjutnya
img_title