Jalur Alternatif Puncak Kembali Ditata, Drainase dan Bahu Jalan di Empat Kecamatan Bogor Dibersihkan
- Istimewa
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui UPTD DPU Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi kembali mengintensifkan penataan dan pembersihan sejumlah ruas jalur alternatif Puncak yang berada di wilayah Bogor Selatan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi genangan air akibat saluran drainase yang tersumbat.
Kepala UPTD DPU Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi, Heru Haerudin, mengatakan bahwa pembersihan difokuskan pada bahu jalan dan saluran drainase di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi jalur penghubung masyarakat maupun alternatif bagi wisatawan menuju kawasan Puncak.
Menurut Heru, ruas Jalan Pasirmuncang–Cipopokol di Kecamatan Caringin menjadi salah satu lokasi prioritas penataan. Selain itu, petugas juga melakukan pembersihan di ruas Jalan Ciawi–Citapen–Ciderum yang menghubungkan beberapa kawasan permukiman dan menjadi akses penting menuju kawasan wisata Puncak.
“Ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalisasi potensi genangan akibat saluran drainase yang tersumbat,” ujar Heru, Rabu, 17 Juni 2026.
Penataan tidak hanya dilakukan di Kecamatan Caringin. Kegiatan serupa juga menyasar sejumlah ruas jalan alternatif di wilayah Kecamatan Megamendung dan Kecamatan Cisarua. Kawasan Cipayung hingga Cilember menjadi fokus pekerjaan karena selama ini kerap dimanfaatkan pengendara sebagai jalur alternatif saat terjadi kepadatan di jalur utama Puncak.
Keberadaan drainase yang berfungsi optimal dinilai sangat penting untuk menjaga kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui pengguna kendaraan. Saluran yang tersumbat tidak hanya berpotensi menyebabkan genangan, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan badan jalan akibat luapan air dan sedimentasi.
Heru menjelaskan, program penataan jalur alternatif Puncak akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain membersihkan sampah dan endapan lumpur di saluran air, petugas juga melakukan perapihan bahu jalan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Penataan jalur alternatif Puncak di kawasan Bogor Selatan terus kami galakkan agar saluran drainase dan irigasi yang mengalami penyumbatan dapat kembali berfungsi normal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program penataan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat. Kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penting agar saluran drainase tetap berfungsi dengan baik dan tidak kembali tersumbat.