Wanita Ditemukan Pingsan di Sempur Bogor, Diduga Jadi Korban Pembiusan Usai Kenalan di Medsos
- Istimewa
Kota Bogor, VIVA Bogor – Seorang wanita berinisial S (46) ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kawasan Taman Kaulinan, Lapangan Sempur, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Korban diduga menjadi korban pembiusan setelah berkenalan dengan seseorang melalui media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 11 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Informasi awal diterima Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempur, Aiptu Rachmat Ismanto, dari Ketua RW setempat, Edwin. Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi pingsan oleh petugas park ranger di area Taman Kaulinan yang berada di kompleks Lapangan Sempur.
Setelah menerima laporan, petugas bersama pihak terkait segera melakukan penanganan. Karena korban masih tidak sadarkan diri, ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dijemput keluarganya.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diduga berkenalan dengan seseorang melalui media sosial sebelum mengalami peristiwa tersebut.
“Diduga wanita tersebut berkenalan dengan seseorang di media sosial dan dibius oleh orang yang dikenalnya tersebut, selanjutnya diamankan ke pos park ranger,” ujar Waluyo.
Polisi menduga pembiusan dilakukan melalui minuman kemasan yang dikonsumsi korban. Dari hasil pemeriksaan awal, minuman tersebut ditemukan berada di dekat korban saat pertama kali ditemukan tidak sadarkan diri.
“Dibius pakai minuman. Minum air yang ada manis-manisnya, bukan miras,” kata Waluyo.
Keterangan serupa disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempur, Aiptu Rachmat Ismanto. Ia menjelaskan bahwa minuman yang diduga digunakan dalam aksi tersebut merupakan minuman kemasan botol dengan rasa buah.
“Melalui minuman kemasan. Di botolan seperti itu. Minuman rasa buah, seperti orange juice,” jelasnya.
Minuman tersebut ditemukan bersama korban di sebuah saung yang berada di sisi selatan kawasan Taman Kaulinan. Namun hingga saat ini, polisi masih mendalami kandungan yang terdapat dalam minuman tersebut untuk memastikan penyebab korban kehilangan kesadaran.
Menurut Rachmat, ada dugaan minuman tersebut telah dicampur zat tertentu yang menyebabkan korban pingsan. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.