Job Fair Kota Bogor 2026 Diserbu Pencari Kerja, Hari Pertama Capai 6.200 Pendaftar

Job Fair Kota Bogor 2026
Sumber :
  • Dok: Naya Shifa

Kota Bogor, VIVA Bogor – Antusiasme masyarakat terhadap Job Fair Kota Bogor 2026 terlihat sangat tinggi. Pada hari pertama pelaksanaan yang digelar di Plaza Jambu Dua, Senin 8 Juni 2026, jumlah pendaftar tercatat mencapai 6.200 orang. Angka tersebut melampaui target awal penyelenggara yang menargetkan sekitar 5.000 peserta.

img_title Angkot Tua Masih Nekat Beroperasi, Wakil Wali Kota Bogor Ancam Kandangkan Pekan Ini

Job Fair Kota Bogor 2026.

Photo :
  • Dok: Naya Shifa

Kegiatan bursa kerja yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juni 2026, menghadirkan 30 perusahaan dari dalam maupun luar Kota Bogor. Total tersedia 3.212 lowongan pekerjaan yang tersebar dalam 119 posisi jabatan dengan berbagai kualifikasi dan latar belakang pendidikan.

img_title Bogor City Open 2026 Diikuti Ratusan Atlet, POSSI Dorong Finswimming Masuk POPDA

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap akses lapangan kerja masih sangat besar di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Menurutnya, pelaksanaan job fair tahun ini berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia menyebut jumlah lowongan kerja yang tersedia mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

img_title Derby Bogor, Persikabo Junior Tumbangkan PSB Junior Dua Gol Tanpa Balas

“Job fair hari ini alhamdulillah cukup meriah dan berjalan lancar. Tahun lalu lowongan yang tersedia sekitar 1.700 posisi, sementara tahun ini meningkat menjadi 3.212 lowongan kerja,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan.

Ia menegaskan bahwa bursa kerja tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat, tidak hanya untuk warga Kota Bogor. Karena itu, masyarakat, khususnya warga Kota Bogor, diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi yang dimiliki.

Dari hasil peninjauan di lokasi, berbagai perusahaan menawarkan peluang kerja dengan syarat yang beragam. Kesempatan kerja tidak hanya tersedia bagi lulusan SMA dan SMK, tetapi juga bagi lulusan SMP. Sejumlah perusahaan outsourcing turut membuka kebutuhan tenaga kerja untuk berbagai sektor pekerjaan.

Jenal menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan melalui kolaborasi dengan dunia usaha.

Menurutnya, upaya sekecil apa pun yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses terhadap dunia kerja.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya profesionalisme dalam proses rekrutmen. Seluruh perusahaan peserta diharapkan menjalankan proses seleksi secara objektif tanpa adanya praktik titipan maupun kolusi.

Halaman Selanjutnya
img_title