Sambut HJB ke-544, Warga Puncak dan AMBS Tebar Ribuan Benih Ikan serta Bersihkan Kali Ciesek
- Istimewa
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Semangat menjaga kelestarian lingkungan mewarnai peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) ke-9. Warga kawasan Puncak yang meliputi Kecamatan Megamendung, Cisarua, dan Ciawi bersama AMBS menggelar aksi peduli lingkungan di kawasan Kali Ciesek, Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat 5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar, masyarakat setempat, serta anggota AMBS. Berbagai aksi dilakukan secara gotong royong, mulai dari pembersihan aliran sungai, penanaman pohon, hingga penebaran ribuan benih ikan endemik sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan hulu.
Ketua AMBS, Muhsin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan yang akan terus dilakukan secara rutin.
“Aksi kebersihan bersama para pelajar dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544 dan HUT AMBS ke-9 di Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, ini berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial,” ujar Muhsin.
Menurutnya, aksi lingkungan yang dilakukan memiliki tujuan lebih luas, yakni membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan sumber daya alam yang ada di wilayah hulu Bogor.
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan penanaman pohon jenis karet di sejumlah titik yang telah disiapkan. Selain itu, mereka juga membersihkan sampah yang ditemukan di sepanjang aliran Kali Ciesek agar kondisi sungai tetap terjaga dan tidak tercemar oleh limbah rumah tangga maupun sampah plastik.
Tidak hanya itu, ribuan benih ikan endemik juga ditebar ke aliran sungai sebagai bentuk upaya menjaga keberlangsungan ekosistem perairan. Penebaran benih ikan diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi ikan lokal sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan sungai.
Muhsin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Para pelajar diajak untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini, termasuk membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan tidak mencemari sungai.
“Ini salah satunya mengajak pelajar dan warga menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke Kali Ciesek, melainkan pada tempat yang telah disediakan,” ungkapnya.