Warga Gorowong Cemas Menara BTS Terancam Roboh, Pemdes Siap Panggil Pengelola
- Dok: Fahri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Warga Kampung Lebak Ciung RT 14 RW 01, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, mengaku khawatir terhadap kondisi sebuah menara BTS (Base Transceiver Station) yang dinilai berpotensi roboh akibat longsor di area sekitar lokasi tower.
Lokasi menara BTS yang terancam roboh
- Dok: Fahri
Kekhawatiran warga muncul setelah tanah di sekitar pondasi menara mengalami pergerakan dan longsor. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terlebih menara BTS memiliki struktur baja dengan ketinggian puluhan meter.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan dan penanganan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan lingkungan sekitar. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gorowong, Bae Mahdi, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan turun langsung ke lokasi bersama aparatur lingkungan setempat.
“Kami dari BPD dan aparatur lingkungan menindaklanjuti laporan warga sekaligus melihat langsung fakta lapangan sesuai arahan kepala desa,” ujar Bae Mahdi, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi tanah di sekitar tower memang mengalami longsor sehingga memicu kekhawatiran warga terhadap stabilitas konstruksi menara BTS tersebut. Sementara itu, Kepala Desa Gorowong, Rully Akbar, membenarkan bahwa pemerintah desa telah menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait kondisi tower tersebut.
Ia menegaskan, pihak desa akan segera mengambil langkah dengan memanggil pengelola atau pemilik menara BTS untuk melakukan penanganan.
“Pemerintah desa akan segera memanggil pihak pengelola menara BTS tersebut untuk meminta segera melakukan penanganan. Karena sangat berbahaya kalau sampai menara BTS itu roboh,” jelas Rully.
Rully menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan penelusuran terkait perusahaan pemilik tower BTS tersebut. Meski demikian, pemerintah desa memastikan persoalan itu akan segera ditindaklanjuti demi keamanan warga sekitar.
Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, apalagi jika kondisi longsor terus terjadi saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Hal senada juga disampaikan Camat Parungpanjang, Chairuka Judhianto. Ia menyebut pihak kecamatan akan ikut memanggil pengelola menara BTS agar segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap kondisi tower.
“Kami akan segera memanggil pihak pengelola atau pemilik menara BTS tersebut untuk menindaklanjuti laporan warga,” ujarnya.