Benahi Titik Macet Puncak, Pemkab Bogor Data 7 Simpang dan Siapkan Penataan
- Dok: Doni
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Upaya mengatasi kemacetan menahun di jalur Puncak terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor. Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II Ciawi, pemerintah mulai fokus membenahi sejumlah titik persimpangan yang selama ini menjadi sumber kepadatan lalu lintas.
Langkah awal yang dilakukan adalah pendataan menyeluruh terhadap tujuh titik persimpangan di sepanjang ruas Jalan Raya Puncak. Proses ini berlangsung selama tiga bulan dan melibatkan berbagai dinas terkait guna mendapatkan gambaran kondisi lapangan secara akurat.
Kepala UPTD Penataan Bangunan Kelas A Wilayah II Ciawi, Agung Tarmedi, menjelaskan bahwa hasil pendataan tersebut sebagian telah dilimpahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Pendataan dilakukan selama tiga bulan. Dari hasil yang kami himpun di lapangan, sebagian sudah kami serahkan ke Satpol PP untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Agung, Minggu 26 April 2026.
Menurutnya, dua titik yang menjadi fokus awal penataan adalah simpang Pasir Muncang dan kawasan Taman Safari. Kedua lokasi tersebut selama ini dikenal sebagai titik rawan kemacetan yang belum tertangani secara optimal.
Agung menambahkan, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), pihaknya melakukan inventarisasi serta memberikan teguran bertahap kepada pihak-pihak yang diduga melanggar aturan tata ruang. Teguran tersebut dilakukan mulai dari peringatan pertama hingga ketiga sebelum akhirnya diserahkan kepada Satpol PP untuk penindakan.
“Kami melakukan pendataan dan inventarisasi, termasuk memberikan teguran secara bertahap. Setelah itu, menjadi kewenangan Satpol PP untuk melakukan penertiban,” jelasnya.
Selain di titik persimpangan, UPTD juga melakukan inventarisasi sepanjang ruas Jalan Raya Puncak, khususnya terhadap bangunan yang diduga melanggar garis sempadan jalan. Keberadaan bangunan yang terlalu dekat dengan badan jalan dinilai menjadi salah satu faktor yang memperparah kemacetan.
Penataan kawasan ini dinilai sangat penting, mengingat jalur Puncak merupakan salah satu destinasi wisata utama yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Kondisi tersebut membuat kemacetan seolah menjadi persoalan klasik yang terus berulang setiap tahun.