Bersama ANTAM, Karang Taruna Cigudeg Bantu Warga Terdampak Banjir
- Doc. Supri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Karang Taruna Kecamatan Cigudeg yang diketuai Ade Permana bersama jajaran pengurus kecamatan dan para ketua tingkat desa bergerak cepat menindaklanjuti hasil asesmen terhadap warga terdampak banjir di sejumlah desa, Kamis, 23 April 2026.
Ade Permana menegaskan, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan hasil penggalangan donasi yang dilakukan sehari sebelumnya.
“Setelah melakukan asesmen di beberapa desa terdampak, kami langsung bergerak. Kemarin kami menggalang donasi, dan alhamdulillah hari ini bantuan sudah dapat kami distribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Penyaluran Bantuan Dari Antam Pongkor Kepada Desa Cintamanik Oleh Karang Taruna Cigudeg
- Doc. Supri
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pokok (sembako), tetapi juga perlengkapan untuk membantu warga membersihkan sisa material banjir, seperti pacul dan sekop.
“Kami tidak hanya menyalurkan sembako, tetapi juga memberikan tenaga dan pikiran, bahkan menghibahkan diri dalam aksi kemanusiaan ini. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, termasuk anak-anak agar tetap semangat belajar meski dalam kondisi terdampak bencana,” tambah Ade.
Ade juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penanganan bencana, mulai dari unsur Kecamatan Cigudeg, aparat kepolisian dan TNI, hingga berbagai organisasi dan relawan. Di antaranya FKBP Bogor Barat, FKJBP Bogor Barat, KNPI, TKSK, IPSM, Tagana, BPBD, Satpol PP, serta pemerintah desa setempat. Dukungan dari CSR PT ANTAM UBPE Pongkor juga dinilai sangat membantu meringankan beban warga terdampak.
“Kami mewakili Karang Taruna Kecamatan Cigudeg mengucapkan terima kasih atas kepedulian PT ANTAM UBPE Pongkor yang telah membantu masyarakat kami,” tuturnya.
Dalam dua hari, Karang Taruna Kecamatan Cigudeg berhasil menggalang donasi sebesar Rp1.500.000. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional dan logistik, antara lain plastik kemasan logistik, konsumsi relawan, serta tambahan pembelian minyak goreng. Bantuan kemudian disalurkan ke enam desa terdampak banjir dan longsor, yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Rengasjajar, Batujajar, dan Tegallega. Selain itu, bantuan juga menjangkau warga di Desa Mekarjaya, Banyuresmi, Banyuasih, Cigudeg, dan Wargajaya. Harapan ke Depan
Ade menegaskan, kolaborasi antara organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan dampak bencana.