Temui Danantara, Pemkot Bogor Finalisasi Proyek PSEL Masuki Tahap Lelang
- Dok : Diskominfo Kota Bogor
Bogor, VIVABOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan pertemuan dengan pihak investor untuk membahas perkembangan proyek strategis tersebut.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bertemu dengan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta. Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru proses lelang pengembang proyek PSEL Bogor Raya yang saat ini telah memasuki tahap akhir.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal teknis terkait pelaksanaan proyek dibicarakan secara mendalam, termasuk kesiapan lahan hingga tahapan pekerjaan awal yang akan dilakukan sebelum pembangunan fasilitas dimulai.
Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa pembangunan PSEL merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam mendukung program pemerintah pusat terkait pengembangan energi baru dan terbarukan.
Selain itu, proyek tersebut juga diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan pengelolaan sampah di wilayah Bogor Raya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas PSEL akan membantu mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA), sekaligus menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan sampah.
“Pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 menargetkan peningkatan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan, salah satunya melalui pembangunan fasilitas PSEL. Kota Bogor termasuk dalam kelompok pertama daerah yang diprioritaskan bersama empat kota lainnya,” ujar Dedie, Kamis (5/3/2026).
Ia menambahkan, kesiapan dari sisi teknis dan administratif menjadi faktor penting agar proyek ini dapat berjalan sesuai rencana.
Oleh karena itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk investor dan lembaga terkait, terus dilakukan.
Dedie juga menekankan pentingnya kesiapan lokasi pembangunan sejak awal. Mulai dari proses penyiapan lahan hingga dukungan infrastruktur pendukung harus dipastikan agar tidak menimbulkan hambatan ketika proyek mulai dikerjakan.
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara Fadli Rahman menyebutkan bahwa pertemuan antara pihak Danantara dan Pemerintah Kota Bogor berlangsung konstruktif.
Diskusi yang dilakukan banyak menyoroti aspek teknis lapangan yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan PSEL.
Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kondisi lahan yang direncanakan sebagai lokasi instalasi PSEL, termasuk rencana kegiatan land clearing serta pekerjaan cut and fill untuk menyiapkan area pembangunan.