Hujan dan Angin Kencang di Ciseeng, Rumpun Bambu Roboh Tutup Jalan Penghubung Ciseeng–Rumpin

Hujan angin di Ciseeng, rumpun bambu roboh tutup jalan.
Sumber :
  • Dok: Fahri

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Desa Putat Nutug, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, menyebabkan sebuah rumpun bambu roboh dan menutup akses jalan utama antar kecamatan pada Selasa malam, 3 Maret 2026.

img_title Banyak Dinding Kelas Retak dan Perpustakaan Rusak, SDN Tamansari 03 Bogor Butuh Renovasi

Peristiwa tersebut terjadi di jalan penghubung antara Kecamatan Ciseeng dan Kecamatan Rumpin, tepatnya di sekitar Jembatan Gerendong, Desa Putat Nutug. Rumpun bambu yang berada di sisi jalan tidak mampu menahan terpaan angin kencang setelah hujan mengguyur wilayah tersebut.

Ipang, salah satu warga yang melintas di lokasi sesaat setelah kejadian, mengungkapkan bahwa batang-batang bambu roboh dan menjurai hingga menutup seluruh badan jalan.

img_title Jalan Rusak di Leuwiranji Rumpin, Warga Harap Perbaikan Segera

Hujan angin di Ciseeng, rumpun bambu roboh tutup jalan.

Photo :
  • Dok: Fahri

“Batang-batang bambu roboh dan menjurai menutup akses jalan. Kejadian sekitar jam 20.00 WIB setelah turun hujan yang disertai angin kencang,” ujarnya.

img_title Kapolsek Rumpin Jenguk Korban Curanmor, Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari dua arah sempat terhenti karena kendaraan tidak dapat melintas. Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Kecamatan Ciseeng dan Kecamatan Rumpin, sehingga penutupan jalan cukup berdampak bagi mobilitas warga.

Kejadian ini dibenarkan oleh Komar, Komandan Regu Satpol PP Kecamatan Rumpin. Ia mengatakan bahwa pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Menurut Komar, selain menutup badan jalan, patahan batang-batang bambu juga menimpa kabel saluran aliran listrik di sekitar lokasi.

“Jadi selain akses jalan tertutup, aliran listrik di sekitar lokasi juga padam karena kabel listrik tertimpa batang bambu,” ungkapnya.

Padamnya aliran listrik menambah dampak dari peristiwa tersebut, terutama bagi warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

Setelah mendapatkan laporan, petugas Satpol PP segera datang ke lokasi untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan mencegah kemacetan semakin panjang. Selanjutnya, proses evakuasi dilakukan bersama unsur terkait.

“Saat ini kami masih melakukan proses pembersihan dan pemotongan batang-batang pohon bambu. Giat dilakukan Satpol PP bersama BPBD dan dibantu warga sekitar,” imbuh Komar.

Proses pembersihan dilakukan dengan memotong dan menyingkirkan batang-batang bambu yang menutup jalan agar akses dapat segera kembali normal. Kerja sama antara petugas dan warga terlihat di lokasi sebagai bentuk respons cepat terhadap kejadian tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title