Warga Datangi Penginapan di Iwul Parung, Tuntut Ditutup

Puluhan warga datangi penginapan di Desa Iwul
Sumber :
  • Dok: Fahri

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Puluhan warga yang didominasi para pemuda mendatangi sebuah lokasi penginapan di Kampung Binong, Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Sabtu 19 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam aksi tersebut, mereka memasang sejumlah spanduk berisi tuntutan agar tempat penginapan itu ditutup.

img_title Polsek Kemang Ungkap Curanmor di Pabuaran, Pelaku Ditangkap di Kontrakan Ciseeng

Warga datang menggunakan sepeda motor dan mobil. Setibanya di lokasi yang berada di pinggir Jalan Mad Noer, Desa Iwul, mereka langsung membentangkan dan memasang spanduk penolakan di sekitar area penginapan.

Dalam spanduk tersebut tertulis penolakan terhadap operasional penginapan yang dituding tidak memiliki izin resmi. Warga juga meminta aparat pemerintah dan penegak hukum untuk segera menindaklanjuti tuntutan tersebut.

img_title Perkembangan Kawasan Sentul City Jadikan Bojong Koneng Pusat Kuliner dan Buka Lapangan Kerja

“Kami meminta petugas agar tempat penginapan ini ditutup,” ungkap Ardi, salah seorang warga yang berada di lokasi aksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, massa yang datang tidak hanya berasal dari Desa Iwul, tetapi juga dari Desa Jampang, Kecamatan Kemang, serta Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Aksi berlangsung singkat dan tidak dilaporkan terjadi bentrokan maupun tindakan anarkis.

img_title Korve Serentak, Dinkes Kabupaten Bogor Tekankan Pentingnya Lingkungan Bersih untuk Cegah Penyakit

Dikonfirmasi terkait aksi tersebut, Kapolsek Parung Polres Bogor, Kompol Maman Firmansyah, mengatakan pihaknya telah mengirimkan personel ke lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saat petugas tiba di lokasi, para peserta aksi sudah membubarkan diri dan hanya memasang sejumlah spanduk,” ujar Kompol Maman.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait latar belakang aksi warga tersebut. Polisi juga mengimbau semua pihak agar tetap menjaga kondusivitas wilayah serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

“Pihak pengelola penginapan melalui kuasa hukumnya sudah ditemui petugas. Untuk informasi lanjutan, kami masih melakukan pendalaman keterangan dari petugas di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Iwul, Nasim Setiawan, mengaku pihaknya tidak menerima pemberitahuan sebelumnya terkait rencana aksi warga pada Sabtu malam tersebut. Meski demikian, ia menyebut bahwa pihak desa sebelumnya telah menindaklanjuti aspirasi warga.

“Kami sudah mengikuti keinginan warga terkait surat penutupan pasca aksi demo beberapa waktu lalu. Warga juga sempat datang ke Pemkab Bogor dan kantor dinas-dinas terkait,” ungkap Nasim.

Halaman Selanjutnya
img_title