Diduga Balap Liar di Jalan Transyogi Tanjungsari, Satu Pengendara Terjatuh

Diduga aksi balap liar terjadi di Jalan Transyogi Tanjungsari Bogor.
Sumber :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan dugaan aksi balap liar di Jalan Transyogi, tepatnya di Kampung Sodong, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari, 31 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

img_title Kapolsek Tanjungsari Tegas Berantas Obat Terlarang, Penggerebekan Dini Hari Amankan Penjual dan Bandar

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi di jalan umum. Salah satu pengendara tampak terjatuh saat mengikuti aksi balap liar tersebut.

Kapolsek Tanjungsari, Eka Sakti Koeswanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, ia menjelaskan bahwa kecelakaan itu melibatkan seorang pemuda berusia 18 tahun.

img_title Digerebek Tengah Malam, Villa di Tanjungsari Jadi Tempat Oplosan Gas Subsidi

Babinkamtibmas Polsek Tanjungsari dan korban balapan liar.

Photo :
  • Dok: Dedi Ruswandi

“Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB. Korban bernama Ega (18), terjatuh dari sepeda motor saat aksi balap liar berlangsung,” ujar Kapolsek.

img_title Patroli KRYD Polsek Tanjungsari Libatkan TNI dan Satpol PP, Wilayah Aman Hingga Perbatasan Bogor–Cianjur

Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan kanan dan telah mendapatkan penanganan.

“Tidak ada korban meninggal dunia, hanya luka-luka ringan,” jelasnya.

Kapolsek Tanjungsari menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas jika aksi balap liar kembali terjadi di wilayah hukumnya. Menurutnya, balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolsek telah memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan patroli, khususnya di titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul dan aksi balap liar, terutama pada malam hingga dini hari.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk turut berperan aktif mengawasi anak-anak dan lingkungan sekitar demi mencegah terulangnya kejadian serupa.