Karina Soerbakti: Musrenbang Bogor Timur Sudah Berbasis Data dan Komprehensif

Anggota DPRD Kota Bogor, Karina Soerbakti
Sumber :
  • Istimewa

Bogor, VIVABOGOR - Anggota DPRD Kota Bogor, Karina Soerbakti, menilai hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Timur telah menunjukkan arah pembangunan yang komprehensif dan berbasis data.

img_title Karina Soerbakti Siap Kawal Langkah Pelajar Bogor Raih Cita-Cita Melalui "Satu Seragam, Sejuta Harapan"

Hal tersebut disampaikan Karina usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Timur yang digelar di Pasar Gembrong Sukasari, Kota Bogor, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, fokus pembangunan saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan layanan publik berbasis digital.

img_title Salurkan 112 Kursi Roda, Rezky Kartika Gandeng Dinsos Kota Bogor

“Musrenbang Bogor Timur sudah menggambarkan perencanaan yang tidak hanya berbasis asumsi, tapi data. Fokusnya juga luas, mulai dari peningkatan SDM, digitalisasi layanan publik, hingga isu sosial seperti stunting, TBC, kemiskinan, dan pengangguran,” kata Karina.

Ia menyebutkan, arah pembangunan yang dirumuskan dalam Musrenbang tersebut sejalan dengan misi pembangunan Kota Bogor serta tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Usulan prioritas dari Kecamatan Bogor Timur, kata dia, dapat dikelompokkan ke dalam empat misi pembangunan daerah, yakni Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar.

img_title Achmad Rifki Alaydrus Apresiasi Sikap Tegas Wali Kota, Minta Kontraktor Trase Batutulis Patuhi K3

“Fokusnya terlihat jelas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan literasi digital masyarakat, penguatan layanan kesehatan termasuk penanganan stunting dan TBC, penurunan kemiskinan dan pengangguran, hingga perbaikan konektivitas dan infrastruktur pendukung layanan publik,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Bogor Timur, politisi Fraksi PAN ini menegaskan komitmennya untuk mendorong dan mengawal berbagai usulan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain penguatan layanan administrasi berbasis digital di tingkat kelurahan dan kecamatan, peningkatan kapasitas aparatur, serta program pendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Termasuk juga penanganan stunting, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur pendidikan, konektivitas wilayah, serta harmonisasi dengan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis,” tambahnya.

Terkait pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, Karina yang duduk di Komisi III DPRD Kota Bogor menyampaikan bahwa Pokir berfungsi untuk melengkapi dan memperkuat hasil Musrenbang.

“Pokir dapat mendukung usulan prioritas Musrenbang Bogor Timur, terutama yang mendesak dan berdampak luas. Selain itu, Pokir juga bisa mengakomodasi aspirasi masyarakat yang belum terwadahi, sepanjang selaras dengan misi pembangunan daerah, tema RKPD, ketentuan aturan, dan kemampuan anggaran,” pungkasnya.