Diduga Korsleting, Toko Plastik Dekat Pasar Ciseeng Habis Dilalap Api
- Dok: Fahri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Suasana tenang dini hari di sekitar Pasar Ciseeng mendadak berubah mencekam. Sebuah toko plastik yang berada di Jalan Mad Noer, Kampung Baru Pasar, RT 03 RW 02, Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, habis dilalap api pada Selasa 20 Januari 2026 sekitar pukul 01.20 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting aliran listrik.
Kebakaran toko plastik dekat pasar Ciseeng
- Dok: Fahri
Api dengan cepat membesar lantaran bangunan kios dipenuhi barang-barang plastik yang mudah terbakar. Kobaran api yang tinggi membuat warga sekitar panik dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Salah seorang warga, Wardi, mengatakan api sudah terlihat besar saat pertama kali diketahui.
“Kejadiannya sekitar jam setengah dua dini hari. Toko plastik milik Pak Anda langsung terbakar. Alhamdulillah pemilik selamat karena toko dalam keadaan kosong,” ungkapnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan delapan personel ke lokasi kejadian.
“Kebakaran berhasil kami tangani dengan menerjunkan dua unit mobil pemadam dan delapan personel,” ujar Suherman Kosasih, Komandan Sektor Damkar Wilayah Parung, saat dikonfirmasi.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama, hampir dua jam, hingga api benar-benar berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.20 WIB. Petugas juga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.
“Kondisi saat ini sudah aman dan terkendali. Penanganan kejadian sudah kami laporkan ke pimpinan Dinas Damkar,” tambah Suherman.
Sementara itu, Malih, Kepala Tata Usaha Unit Pasar Ciseeng PD Pasar Tohaga, meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat.
“Toko plastik yang terbakar tersebut bukan berada di dalam area Pasar Ciseeng, melainkan di luar pasar, meski lokasinya memang berdekatan,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan barang mudah terbakar.