GP Ansor Bogor Tuntut Trans Corp, Serukan Boikot Bank Mega
Kota Bogor, VIVA Bogor - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bank Mega, Jalan Ir. Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Senin siang, 20 Oktober 2025.
Aksi itu merupakan bentuk protes terhadap tayangan program Ekspose Uncensor di Trans7 pada 13 Oktober 2025, yang dinilai menghina para kiai dan mencederai marwah pesantren, khususnya Pesantren Lirboyo.
Dalam aksi tersebut, massa membakar ban bekas, menyegel kantor Bank Mega yang merupakan anak perusahaan PT Trans Corp, serta menyampaikan orasi yang menyerukan keadilan dan tanggung jawab moral dari pihak Trans Corp.
GP Ansor Kota Bogor demonstrasi di depan kantor Bank Mega
- -
Koordinator aksi, Abdulloh Haris, menegaskan bahwa tayangan tersebut telah menimbulkan keresahan mendalam di kalangan santri, kiai, dan masyarakat pesantren.
“Ini merupakan teguran keras kepada pemilik Trans Corp agar lebih berhati-hati dalam menjaga marwah pondok pesantren, para kiai, dan kalangan santri. Konten yang dipublikasikan telah melukai nilai-nilai yang kami junjung,” ujar Haris kepada media.
Lebih lanjut, GP Ansor Kota Bogor juga menyampaikan beberapa tuntutan kepada PT Trans Corp untuk bertanggung jawab secara moral dan sosial atas konten yang dinilai meresahkan publik.
"Kami menekankan kepada warga Nahdliyin dan umat Islam Bogor Raya untuk mencabut rekening dan menutup tabungan di Bank Mega. Kami juga menuntut penghentian sementara operasional Bank Mega hingga ada klarifikasi terbuka dan penyelesaian hukum yang jelas," katanya.
GP Ansor Kota Bogor juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan dan memberikan sanksi tegas terhadap Trans7.
“Sampai saat ini, kami belum melihat adanya sanksi nyata dari pemerintah ataupun regulator terhadap tayangan yang jelas-jelas menyinggung pesantren dan para ulama,” tegas Haris.*