Pesanan Naik 20 Persen, UMKM Sampean Kaos Kaki Puncak Bogor Terus Tingkatkan Kualitas Produk

Usaha UMKM Sampean Kaos Kaki di Puncak Bogor.
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sampean Kaos Kaki di kawasan Puncak, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.

img_title Drainase Jalur Puncak Rusak Belasan Tahun, Warga Khawatir Air Meluap ke Permukiman

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Memasuki Agustus 2026, permintaan terhadap produk Sampean Kaos Kaki mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kenaikan jumlah pesanan ini menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM lokal setelah sebelumnya penjualan sempat mengalami fluktuasi. Tren positif tersebut menjadi dorongan bagi Sampean Kaos Kaki untuk terus menjaga kualitas sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar kepercayaan konsumen tetap terjaga.

img_title Ribuan Warga Puncak Ramaikan Ketupat Fest 2026, Tradisi Rebo Wekasan Tetap Dijaga

Staf Sampean Kaos Kaki, Ilmi Cahyani, mengatakan bahwa peningkatan pesanan pada bulan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan usaha yang telah dijalankan. Menurutnya, kualitas produk menjadi faktor penting yang terus diperhatikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen dari berbagai kalangan.

"Iya, pesanan di bulan ini naik sekitar 20 persen. Sebelumnya memang sempat naik turun, tetapi sekarang mulai menunjukkan tren yang lebih baik," ujar Ilmi, Selasa 4 Agustus 2026.

img_title DPRD Kota Bogor Dukung Bogor Bersholawat, Libatkan 200 Majelis Taklim

Sampean Kaos Kaki menyediakan beragam pilihan produk yang dapat digunakan oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Variasi produk tersebut menjadi salah satu keunggulan yang membuat usaha ini mampu menjangkau lebih banyak konsumen dengan kebutuhan yang beragam.

Selain mengutamakan kualitas, pemasaran produk juga terus dikembangkan. Saat ini, penjualan Sampean Kaos Kaki dilakukan melalui pemesanan secara daring maupun komunikasi melalui telepon seluler. Cara tersebut dinilai efektif untuk menjangkau pelanggan dari berbagai daerah tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.

"Penjualan Sampean Kaos Kaki dilakukan melalui pemesanan secara online atau melalui komunikasi telepon seluler," ungkapnya.

Ilmi juga mengungkapkan bahwa produk Sampean Kaos Kaki pernah menembus pasar pada sebuah ajang di Mandalika sekitar tahun 2020. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pencapaian yang memotivasi tim untuk terus meningkatkan mutu produk agar mampu bersaing dengan produk sejenis dari berbagai daerah.

Dengan menjaga kualitas dan memperluas jangkauan pemasaran, Sampean Kaos Kaki berharap tren peningkatan permintaan dapat terus berlanjut. Harapan tersebut tidak hanya menjadi peluang untuk mengembangkan usaha, tetapi juga memperkuat eksistensi UMKM lokal Kabupaten Bogor di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Halaman Selanjutnya
img_title