MPLS SMPIT Ummul Quro Bersama Polsek Kemang, 222 Siswa Dibekali Edukasi Disiplin dan Anti Tawuran
- Dok: Fahri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Sebanyak 222 siswa baru SMPIT Ummul Quro mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang menghadirkan jajaran Polsek Kemang, Polres Bogor, sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Aula SMPIT Ummul Quro IT 3 Gedung B, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Selasa 21 Juli 2026 mulai pukul 14.00 WIB.
Sebanyak 222 siswa baru SMPIT Ummul Quro mengikuti MPLS bersama Polsek Kemang.
- Dok: Fahri
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan pendidikan. Selain mengenalkan budaya sekolah, para siswa juga dibekali berbagai materi penting terkait keselamatan, kedisiplinan, serta pencegahan kenakalan remaja.
Sebanyak 222 siswa baru SMPIT Ummul Quro mengikuti MPLS bersama Polsek Kemang.
- Dok: Fahri
Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, hadir langsung memberikan edukasi kepada para peserta. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami sehingga para siswa dapat mengikuti setiap penjelasan dengan baik.
Dalam pemaparannya, AKP Yulita menjelaskan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Para siswa diberikan pemahaman mengenai cara aman berangkat dan pulang sekolah, termasuk pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ia juga mengingatkan bahwa anak-anak yang belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Selain itu, penggunaan helm berstandar SNI juga ditekankan sebagai perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan ketika menjadi penumpang sepeda motor.
Tidak hanya itu, para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai bahaya penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, penggunaan knalpot bising juga melanggar aturan lalu lintas yang berlaku.
Materi berikutnya berfokus pada pembentukan karakter dan kedisiplinan. Kapolsek mengajak seluruh siswa untuk membiasakan sikap disiplin, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang bertanggung jawab dan berprestasi.
Selain membahas disiplin, edukasi juga diberikan mengenai bahaya tawuran pelajar. Para peserta dijelaskan mengenai dampak negatif tawuran, baik terhadap keselamatan diri sendiri maupun masa depan mereka. Polisi juga menerangkan konsekuensi hukum yang dapat diterima apabila seseorang terlibat dalam tindakan kekerasan atau pelanggaran hukum.