ARFA Barista Competition Vol 2 Cetak Talenta Baru, Juri Nilai Barista Bogor Siap Bersaing Nasional

Mikael Ferdinan, Juara 1 kompetisi V60 Manual Brew ARFA Barista Competition Vol 2 di Bogor.
Sumber :
  • Dok: Ernis

Sugeng Supangat, salah satu juri kompetisi V60 Manual Brew ARFA Barista Competition Vol 2 di Bogor.

Photo :
  • Dok: Ernis

img_title Peringati Hari Lingkungan Hidup dan HJB ke-544, Forkopimcam Tanjungsari Bersihkan Sungai Cilimus

Sementara itu, Sugeng Supangat yang juga juri di kompetisi ini menekankan pentingnya pemahaman dasar mengenai kopi bagi seorang barista. Menurutnya, kemampuan mengenali karakter dan cita rasa kopi menjadi fondasi utama dalam menghasilkan seduhan berkualitas.

"Seorang barista harus mengenal kopi secara menyeluruh, mulai dari karakter hingga cita rasanya. Dengan begitu, dia bisa memaksimalkan potensi kopi dan menghasilkan sajian terbaik," kata Sugeng.

img_title Rudy Susmanto: Pembangunan Kabupaten Bogor Harus Merata hingga Pelosok Desa

Fathul Qorib, salah satu juri kompetisi V60 Manual Brew ARFA Barista Competition Vol 2 di Bogor.

Photo :
  • Dok: Ernis

Di sisi lain, Juri Fathul Qorib menyoroti pertumbuhan industri kopi yang terus berkembang di Indonesia. Meningkatnya jumlah penikmat kopi dinilai menjadi peluang besar bagi lahirnya barista-barista baru yang kompeten.

img_title ARFA Barista Competition Vol 2 Meriahkan HJB 544, Cetak Barista Muda Siap Bersaing di Industri Kopi

"Bogor termasuk daerah dengan perkembangan coffee shop yang luar biasa. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap kopi semakin besar," ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan sektor hilir perlu diimbangi dengan penguatan sektor hulu, terutama di tengah tantangan perubahan cuaca yang memengaruhi produksi kopi nasional.

Krisdiandi salah satu juri kompetisi V60 Manual Brew ARFA Barista Competition Vol 2 di Bogor.

Photo :
  • Dok: Ernis

Selain kompetisi, ARFA Barista Competition Vol 2 juga menghadirkan program sertifikasi kompetensi bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kopi Indonesia. Salah satu asesor sekaligus juri, Krisdiandi, mengungkapkan tingginya minat barista untuk memperoleh pengakuan kompetensi melalui sertifikasi resmi.

"Dari 73 pendaftar, kami memilih 20 peserta yang memenuhi kriteria. Alhamdulillah seluruh peserta yang mengikuti asesmen direkomendasikan kompeten," ujarnya.

Menurut Krisdiandi, sertifikasi menjadi salah satu bentuk pengakuan kompetensi yang dapat meningkatkan profesionalisme sekaligus kepercayaan industri terhadap tenaga kerja di bidang kopi. Melalui kombinasi kompetisi, edukasi, dan sertifikasi, ARFA Barista Competition Vol 2 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembelajaran yang mempertemukan pelaku industri kopi dari berbagai tingkatan.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya sumber daya manusia yang semakin kompeten sekaligus memperkuat posisi Bogor sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan industri kopi yang terus berkembang.