Peringati Hari Lingkungan Hidup dan HJB ke-544, Forkopimcam Tanjungsari Bersihkan Sungai Cilimus
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Kecamatan Tanjungsari. Melalui aksi bersih-bersih Sungai Cilimus, berbagai elemen masyarakat bersatu membersihkan lingkungan sekaligus mengajak warga meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian alam.
Kegiatan yang digelar pada Jumat 5 Juni 2026 tersebut berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WIB. Aksi lingkungan ini melibatkan Forkopimcam Kecamatan Tanjungsari, KNPI Kecamatan Tanjungsari, Pondok Pesantren Daarul Mu'taalimin, unsur pemerintah, kepolisian, tenaga kesehatan, Pramuka, para santri, serta masyarakat sekitar.
Sejak pagi, para peserta tampak antusias menyusuri bantaran Sungai Cilimus. Mereka bergotong royong mengumpulkan sampah dan membersihkan material yang mengotori aliran sungai maupun area di sekitar pesantren. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan yang penuh semangat dan kepedulian terhadap lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tanjungsari IPTU Ekka Sakti Koeswanto, Camat Tanjungsari, perwakilan Dinas Sosial Kecamatan Tanjungsari, Ketua KNPI Kecamatan Tanjungsari, Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Tanjungsari, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kapolsek Tanjungsari, Iptu Ekka Sakti Koeswanto dalam aksi bersih Sungai Cilimus
- Dok: Dedi Ruswandi
Kapolsek Tanjungsari IPTU Ekka Sakti Koeswanto mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 yang dikemas melalui program Jumat Bersih.
"Hari ini kita bergotong royong bersama Forkopimcam, pemuda, Pramuka, dan pesantren melaksanakan bersih-bersih di area pesantren, khususnya di sekitar sungai dan area bermain santri. Ini merupakan implementasi nyata semangat Hari Jadi Bogor, yaitu gotong royong, cinta kebersihan, serta menjaga alam. Karena jika kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita," ujarnya.
Pimpinan Ponpes Daarul Mutaalimin , Ustad Sahdan Mujib (kiri) dan Ketua KNPI Tanjungsari, Hendra (kanan)
- Dok: Dedi Ruswandi
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mu'taalimin, Ustaz Syahdan Muzib, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih sungai ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa selain kegiatan pembersihan sungai, pesantren juga menerima bantuan berupa lubang biopori dan kompor berbahan oli bekas yang telah dimodifikasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di kawasan pesantren.