SMK Wikrama Bogor Jadi Sorotan, Coding Camp DBS Foundation Hadirkan Pelatihan Digital dan Soft Skills
- Dok: Abizar
Kota Bogor, VIVA Bogor – SMK Wikrama Bogor kembali mencuri perhatian dalam dunia pendidikan vokasi digital. Kali ini, sekolah tersebut menjadi lokasi pelaksanaan luring perdana program Coding Camp hasil kolaborasi DBS Foundation dan Dicoding, setelah selama empat tahun berjalan sepenuhnya secara daring.
SMK Wikrama Bogor jadi lokasi luring perdana Coding Camp DBS Foundation dan Dicoding.
- Dok: Abizar
Kunjungan ini bukan tanpa alasan. SMK Wikrama dinilai sebagai salah satu sekolah dengan kontribusi terbesar dalam program Coding Camp, baik dari sisi jumlah pendaftar maupun tingkat kelulusan peserta yang tinggi.
SMK Wikrama Bogor jadi lokasi luring perdana Coding Camp DBS Foundation dan Dicoding.
- Dok: Abizar
Nazla Mariza, perwakilan DBS Foundation, menjelaskan bahwa program Coding Camp merupakan inisiatif yang telah berjalan selama empat tahun dan terbuka untuk masyarakat luas di seluruh Indonesia, mulai dari pelajar SMK, mahasiswa, hingga umum.
“Program Coding Camp ini merupakan kolaborasi antara DBS Foundation dengan Dicoding yang sudah berjalan selama empat tahun. Selama dua tahun terakhir, target jangkauan kami mencapai 130 ribu penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini menyediakan dua level pembelajaran, yaitu kelas Progressive yang terbuka untuk semua peserta, serta kelas Intensive yang lebih mendalam dan teknis.
“Ada dua level kelas yang kami sediakan. Kelas Progressive terbuka secara umum, sedangkan kelas Intensive memiliki materi lebih spesifik. Kuotanya 3.000 peserta setiap tahun, sehingga total 6.000 peserta dalam dua tahun terakhir,” jelas Nazla.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program ini berfokus pada peningkatan keterampilan (upskilling) dan membuka peluang kerja, khususnya di sektor digital yang saat ini memiliki permintaan tinggi.
“Sektor seperti Artificial Intelligence (AI), Data Science, Data Analysis, dan Full-Stack Web Development memiliki kebutuhan tenaga kerja yang sangat besar. Kami ingin mempersiapkan talenta digital Indonesia agar siap kerja,” tambahnya.
Sementara itu, CEO Dicoding, Narendra Wicaksono, mengungkapkan bahwa SMK Wikrama Bogor dipilih sebagai lokasi kunjungan karena prestasinya yang menonjol.
“Kami hadir di SMK Wikrama untuk memberikan penghargaan khusus. Selama dua tahun terakhir, sekolah ini memiliki kontribusi pendaftar terbesar dengan rasio kelulusan paling tinggi. Lulusannya pun banyak yang terserap industri,” ungkapnya.
Dalam kegiatan luring tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai materi yang selama ini disampaikan secara daring, mulai dari teknologi seperti Machine Learning, hingga literasi finansial dan soft skills.