Lume Carbon Paparkan Strategi Blue Carbon dan Restorasi Mangrove di IBEES 2026 Jakarta
- Istimewa
Jakarta, VIVA Bogor – Lume Carbon menjadi salah satu pembicara dalam International Blue Economy Expo and Summit (IBEES) 2026 yang diselenggarakan Maritim Muda Nusantara di Jakarta pada 28 Juli 2026.
Dalam sesi bertajuk "Blue Carbon, Climate Resilience, and Nature-Based Solutions", President Director Lume Carbon, Rio Fafen Ciptaswara, memaparkan strategi perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi biru melalui pendekatan nature-based solutions dan technology-based solutions.
Rio menjelaskan, Lume Carbon tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai mitra eksklusif dalam pengembangan proyek blue carbon di Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, perusahaan berencana mengembangkan proyek restorasi ekosistem mangrove dan lamun yang akan diintegrasikan dengan skema perdagangan kredit karbon.
Selain fokus pada konservasi ekosistem pesisir, Lume Carbon juga berkomitmen mengembangkan teknologi pengolahan air, seperti greywater treatment, brackish water reverse osmosis, dan seawater reverse osmosis. Teknologi tersebut ditujukan untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat pesisir, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Rio, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan solusi berbasis alam yang didukung inovasi teknologi.
IBEES 2026 dibuka oleh Founder dan Chairman Maritim Muda Nusantara sekaligus Executive Director for Training and Research Blue Institute Seychelles, Kaisar Akhir, bersama Board of Trustees Maritim Muda Nusantara Asmiati Malik, Ph.D., Special Envoy of the President of Seychelles for ASEAN Nico Barito, serta Founder and Chairperson PRAMARIN Dr. Chandra Motik.
Pada hari pertama, forum juga menghadirkan sesi "Blue Ports, Shipping and Sustainable Maritime Infrastructure" yang diisi President Director PT Pelabuhan Tegar Indonesia Eky Kurniawan dan Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita.
Sementara itu, sesi "Blue Carbon, Climate Resilience, and Nature-Based Solutions" menghadirkan Rio Fafen Ciptaswara bersama CEO Bendega Bryan Sinatra. Diskusi tersebut membahas penguatan ketahanan iklim, konservasi ekosistem pesisir, serta pemanfaatan solusi berbasis alam dan teknologi guna mendukung pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan.
Partisipasi Lume Carbon dalam IBEES 2026 mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus mendorong implementasi solusi iklim berbasis ekosistem pesisir melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan masyarakat.